Akar merupakan organ tumbuhan yang umumnya berada di bawah permukaan tanah, tidak memiliki buku-buku, tumbuh ke pusat bumi (Geotropisme) atau menuju air (Hidrotropisme), warna tidak hijau (keputih-putihan atau kekuning-kuningan), dan memiliki bentuk meruncing.
![]() |
| Sumber : Zenius |
Sistem perakaran yang sering dijumpai adalah serabut dan tunggang. Contoh tumbuhan yang memiliki sistem perakaran serabut adalah tumbuhan monokotil, seperti padi, jagung, dan rumput. Sedangkan tumbuhan dekotil memiliki sistem perakaran tunggang, seperti kacang tanah, dan mangga. Perbedaan akar tunggang dan serabut selain banyaknya percabangan, dapat di lihat bahwa akar tunggang memiliki akar primer dan akar lateral. Sedangkan akar serabut hanya memiliki akar lateral.
Selain jenis akar tunggang dan serabut, ternyata masih ada jenis akar lain. Jenis-jenis akar tersebut adalah akar napas, akar gantung, dan akar pelekat.
![]() |
| Sumber : teks.co.id |
Contoh tumbuhan yang memilili akar napas adalah tumbuhan bakau. Sedangkan contoh tumbuhan yang memiliki akar gantung dan pelekat adalah tumbuhan beringin dan sirih.
![]() |
| Sumber : suara.com |
Akar memiliki fungsi untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah atau medium tumbuhnya, dan menyerap air dan mineral. Pada beberapa tumbuhan, akar mengalami modifikasi fungsi, seperti sebagai penyimpan cadangan makanan (ex: singkong, wortel, dan bengkoang), menyerap oksigen (ex: tumbuhan bakau)



No comments:
Post a Comment